kadang-kadang nulis

“berapa harga satu gram emasnya?”

“850 bu”

“kalo jual, berapa?”

” saya lihat dulu barangnya ya.. ini 0,5g. 400 bu”

sambil tak menatapku sepenuhnya dengan muka seolah² tak mau beli.itu kalo dalam transaksi irt dikenal sebagai malu² mau tapi gengsi ngakui kan ya abang pemilik toko emas😀.pasang wajah seolah tak minat.tapi mengharap,mengharap aku segera melepasnya.

“ok. makasih ya bang” dengan menggendong Nio dan memegang tangan Utra meninggalkan toko.

kita cek toko sebelah lagi

dengan pertanyaan yang sama.

“950, ini ada suratnya?,lihat dulu barangnya ya.”

” 0,5g . 310.”

what? kenapa harga lebih tinggi malah harganya melorot dengan timbangan yang sama?? aku bertanya pda diri sendiri.

aku pandang muka kakek berwajah putih pucat dan tampak selalu tak ceria ini diiringi dengan wajah pendampingnya yang pucat pasi kira² berusia 40tahun ini dengan menerka²; apakah mereka berdua tahu aku ga jago hitung²an? sehingga akan merelakan emas ku disaat ini, waktu harga tinggi(aku baca online), lalu mereka berdua mendapatkannya dengan murah meriah?? hmm ejekan jenis apa itu.

“ok. makasih ya”

“sama²” istrinya yang pintar menghitung menjawab lega karena mangsa pergi tanpa uang.

utra stop. lalu membuka celana,dan mempipisi persis didepan tokonya kakek yang membuat mulutnya komat kamit tanpa suara jelas.utra ini udah pipis ga ditempatnya pake lamanya.

start,jalan beberapa saat kemudian..

“kak, itu tadi kakeknya liat muka ku trus liat muka kakak lagi”

” emang kenapa de?”

“cara dipandang kita itu lain.”

” mungkin kita terlihat menawan..” jawabku asal karena gemes sekaligus kesel ingat tu kakek dan soulmatenya.

“kayak ga suka gitu kk cara lihatnya”

“ha ha ha.. jadi, makin ga suka lagi dia pas liat utra pipis didepan tokonya de?”

“iya, mulutnya komat-kamit aku perhatikan trus mukanya cemberut kk”

” ha ha ha.. itu kakek giliran kemarin kk beli aja ama dia mahal. kini jual malah turun.kan ini lagi masa keemasannya emas. makanya kk mau jual” jawabku semangat sambil menghitung.

akhirnya aku ketawa sendiri mengakui keluguanku memahami arti naik turun harga emas. dan yang semakin memperumit hitunganku adalah kenapa timbangan sama harga tinggi malah harga turun.aku tersinggung seolah² emas ini hanyalah kuningan,masa iya 300rebooo. aku maunya sebutaaa.. ga terima aku. 😏

akhirnya aku ga jadi jual tu anting. jadi kalo tadi dihargai tinggi, maka gelang juga rantai sekalian ku jual.lalu beli yang baru kisahnya pengen gitu nyatanya berbeda jauh.

aku memang belum paham dengan bisnis macam gini.cuma jenis irt kayak aku ngertinya beli emas,kalo kepepet butuh duit bisa dijual dan harganya ga jeblok kayak barang elektronik. kebetulan aku menyukai seninya sekalian aja dibeli buat dipajang² ditelinga atau leher sebelum dijual atau direnovasi kembali tu barang 😁,bangunan kali direnov.taktik jadul yang kukagumi.

bagi wanita memakai perhiasan adalah hal yang lumrah.dan,ada juga perempuan yang ga suka memakai perhiasan tapi nunggang rubicon 😎.itu tergantung selera dan taktik aja.kalo aku memang menyukai seninya dan fungsinya.

banyak kali pembelaan diriku atas kepemilikan emas bukan batangan aka remah² emas doang ini 😂 ribut bahasnya yang penting namanya emas. 😎.aku pengagumnya

akhirnya kami pun singgah dipasar tradisional untuk beli ikan seharga 300k. kakek tukang jual&beli emas,saya cuma mau ngasih info ya..300 itu hari ini cuma seharga ikan buat saya akan makan rame² ama temen sekalian nghabisin weekend ini(biar kami ga ke warung, hemat).lu berani²nya menghargai emas 0,5gram ku dengan uang sayur..aku ga terima.ga terima. seruku dalam hati sebelum menyerahkan uang sayur ke abang penjual ikan.

kamis ini aku,Utra,Nio memang sudah merencanakan menghabiskan weekend dirumah teman yang jarak tempuhnya kurang lebih 30 menit per 40kmh, karena gosip hotnya bulan depan udah aktif jadi aku memang memanfaatkan hari -hari akhir menuju wfo.

siang,dibawah terik panas matahari dan harga emas yang ga sesuai hatiku,kamis 270820.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

<span>%d</span> blogger menyukai ini: