kadang-kadang nulis

ngantri

“mbak kita agak cepat ya.. karena antriannya banyak” seru mbak bersuara 100 mega ton.anggun cuman suara kayak raksasa xixixi..

“aduh maaf mbak,saya lupa” jawabku seraya mencet ni kepala yang ga bisa save angka panjang².

” iya ga apa mbak. sini HPnya saya bantu ya” balas mbak dengan suara ditekan-tekan namun gerakan tangannya melebihi kecepatan Rossi.

” iya mbak,ini.” aku memberikan hp leletku kepada mbak CS yang bekerja untuk bank negeri ini.

pagi ini, lewat jam 9…

sejak dinasti covid melanda desa kami. aku hampir ketawa menghadapi perubahan² ini. datang pagi, antrinya diluar .abang satpam keluar bawa nomor antrian sambil berseru ” CS, CS,.. Teler, telerr..!!”

kami yang mengantri dengan sabar pun berlari seolah² abang satpam adalah sembako yang siap kami santap ditempat. aku sedikit lelet karena keduluan ama ibu temen ngobrol yang kakinya panjang,jelas lebih langkah seribu dari aku yang semampai.aku hanya berhasil meraih posisi kedelapan.

setelah kembali dari perebutan nomor antrian aku bertanya ke ibunya

“ibu dapat no berapa?”

” no 4 mbak” jawab ibu seraya memamerkan kertasnya dengan bangga, “mbak no berapa?,”

” saya antrian 008 bu” jawabku sopan karena takut ama ibu ini badannya lebih besar dan sangat mendominasi.entah kenapa akhir² ini aku terlalu takut melihat orang secara fisik ,mungkin karena aku masih lemah dan kerdil.

” haha.. saya ini sudah biasa kalo antri mbak. kita harus cepat² larinya” jawabnya seolah baru saja memenangkan lomba lari tingkat RT.

” iya bu, saya baru ikut sih makanya kurang pro hehe..” aku berusaha ngelawak sambil ancang²posisi lari kali aja dia tiba² memakan aku karena ga cocok dengan joke ku misalnya. tetap waspada

akhirnya dia tertawa sambil bercerita panjang dan lebar kayak sungai mahakam. aku manggut² tanda setuju mendengar pengalamannya ngantri di bank, pegadaian,dan dimana saja..yang terakhir aku ngarang.

tapi kita tahu semua,jika dua wanita bercerita satu topik maka itu akan memakan kira² 1 jam dan kisahnya melebar kesana-kemari.karena pada dasarnya kita pintar bersenda gurau sekaligus menggosip masa covid.

” surat edaran yang kemarin kayaknya besok itu anak² SD udah aktif sekolah ya mbak?” tanya ibu. tu kan sudah ku bilang akan melebar ke anak SD

“saya belum baca bu” jawabku. pun ada surat kayak gitu muncul diambang pintu sekalipun ga bakal kubaca,karena aku belum punya anak yang SD.lagi hemat memori aku bu ,maaf

” kalo anak saya masuk belajar aktif jadi bangun pagi lagi” sambungnya kedengaran sesal

“hehe.. iya bu” jawabku sekenanya males dah ini sepertinya bakal melebar kayak badanku

“sejak covid ini saya bisa bangun agak santai mbak karena anak² ga turun sekolah pagi” sambungnya ga peka.

” hehehe… iya bu” jawabku mengangguk aja

“ya itu lah mbak, kita ga tahu kapan ini kembali normal. gini loh mbak, biasanya saya kalo ke bank ga suka disini karena cuma satu aja.” sambungnya kembali ke topik awal

” iya bu. sama” aku tersenyum tanpa melihat matanya takut tambah panjang curhat kami dibangku tanpa penyangga badan. ini pinggang mau patah aja rasanya 😑

” aku sukanya di bank jalan 3m itu mbak. sepi.jadi cepat “

” iya bu.seharusnya begitu ya.” balasku apa adanya biar kedengarannya memperhatikan topik padahal ga tahu dimana tu jalan 3m. 3 miliar,3 mungkin, 3 mula-mula, 3 mulai, 3 muda, 3 masa? siapa sih yang bikin nama tuh jalan tanpa penjelasan bikin aku tebak-tebak aja.pikirku keras

” antriann 1-5, silakann..” seru bang satpam dengan intonasi tinggi mirip suara calo di pelabuhan² sambil menahan pintu. pintunya ditahan mungkin takut diseruduk ama yang mukanya pada ga sabaran kali

selamat..selamat.. ibu sudah masuk duluan.sisa aku dan pinggang yang lelah. segera aku berdiri meluruskan badan.

25 menit kemudian ,giliran antrian 5-10. dan aku pun menyeruduk masuk kedalam bank yang tempat duduknya sama kayak diluar, ga ada sandaran belakang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

<span>%d</span> blogger menyukai ini: